Siapakah Penguasa Dunia Sesungguhnya?

Oleh : Pahrudin HM, M.A.

Jika kita rajin mencermati pemberitaan di berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik, belakangan ini, maka mungkin kita akan terheran-heran. Bagaimana tidak mengherankan, selama ini yang kita tahu dan digembar-gemborkan ke seluruh dunia bahwa Amerika Serikat adalah negara super power dunia, penguasa dunia dan polisi dunia. Kekuatan ekonomi dan militernya tidak ada yang mampu menandinginya di jagat bumi ini. Seluruh perekonomian dunia dikendalikan oleh penguasa negeri Paman Sam tersebut. Begitu juga angkatan bersenjatanya yang mampu menjangkau dan menjelajah seluruh bagian dunia. Kapal induknya ada di mana-mana, begitu juga dengan pangkalan-pangkalan militernya yang ditempatkan di titik-titik strategis dunia yang tidak jarang menimbulkan pro dan kontra.

Dengan kekuatan yang menguasai dua aspek penting percaturan dunia tersebut, ekonomi dan militer, maka dengan mudahnya Amerika Serikat mengendalikan dunia. Bersama para sekutunya yang terdiri dari beberapa negara kuat lainnya di Eropa dan beberapa berpengaruh lainnya di Asia, Amerika Serikat menata dunia sesuai dengan format dan rencana yang dikehendakinya. Bahkan tidak jarang menabrak kepentingan nasional negara yang berdaulat lainnya. Ada banyak contoh dalam konteks ini, misalnya invasi Amerika yang didukung sekutu-sekutunya ke Irak untuk menggulingkan Saddam Husein dengan dalih penguasa negeri 1001 malam tersebut mempunyai senjata pemusnah massal. Faktor ini kemudian terbukti hanya isapan jempol belaka karena hingga saat ini di negeri Aladin tersebut tidak pernah ditemukan senjata dimaksud.

Namun demikian, kedigdayaan Amerika yang menguasai bagian terbesar dunia tersebut lambat laun sepertinya mulai mendapat saingan. Negara makanakah yang kini muncul sebagai rival Amerika dalam percaturan dunia setelah berakhirnya Perang Dingin?. Jika anda katakan Rusia yang notabene mewarisi kebesaran masa lampau Uni Sovyet tentu salah. Atau, Inggris yang memiliki masa lalu yang besar dengan beragam wilayahnya di luar Britania Raya, seperti Australia dan New Zealand?. Atau Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki wilayah terluas dan penduduknya menjadi salah satu dari lima besar penyumbang penghuni bumi ini?. Jika demikian jawabannya tentu salah besar.

Rival terkini Amerika Serikat dalam penguasaan dunia adalah sebuah wilayah yang luas dan menjadi penyumbang terbesar penghuni bumi yang terletak di Asia, China. Di samping memiliki penduduk yang mencapai angka 2 miliar orang dan wilayah yang membentang luas di Asia, China kini menjadi satu-satunya kekuatan ekonomi yang mampu menandingi Amerika Serikat. Kekuatan besar China tidak hanya di sektor ekonomi yang menjadi aspek yang urgensitasnya selalu ingin dicapai setiap negara, tetapi sekarang China juga memiliki armada militer yang sangat besar dan tangguh. Dengan modal dua kekuatan ini, ekonomi dan militer, maka Amerika Serikat segera mendapatkan tantangan baru dalam pergaulan dunia layaknya yang pernah ada di masa lalu, Uni Sovyet.

Mau tahu bukti kekuatan China dalam percaturan dunia. Tidak usah terlalu jauh dengan membayangkan militer China menggulingkan kekuasaan pemerintahan di negara tertentu seperti yang dilakukan Amerika Serikat. Cermatilah ancaman yang dilontarkan China baru-baru ini kepada Amerika Serikat, khususnya kepada Barack Obama, untuk tidak menemui Dalai Lama yang notabene bagi China merupakan pemberontak yang ingin memisahkan Tibet dari kkeuasaan Beijing. Atau, kemarahan besar China atas upaya penjualan senjata yang dilakukan Amerika Serikat kepada Taiwan yang sekali lagi diklaim China sebagai salah satu propinsinya.

Pernahkah ada sebuah negara yang berani mengancam atau marah besar dan meminta dengan tegas kepada sebuah negara yang selama ini diyakini sebagai penguasa dunia?. Rasanya belum pernah ada. Yang ada hanyalah kritikan yang tidak jarang sangat santun yang cenderung hanya basa basi saja. Atau, paling maksimal adalah ‘pembangkangan’ Iran atas upaya Amerika untuk melucuti senjata nuklirnya. Sekali lagi tidak ada negara manapun yang berani melakukan apa yang dilakukan oleh China terhadap Amerika. Dan sebaliknya, Amerika Serikat tidak pernah memberi ancaman yang sangat besar kepada China, apalagi berencana menyerang wilayah luas tersebut seperti yang dilakukannya terhadap Irak dan Afghanistan.

Dengan demikian, negara manakah sesungguhnya yang menjadi penguasa dunia saat ini?. China yang bermodal ekonomi dan militer yang terus mengalami peningkatan signifikan dan berani mengancam Amerika yang dianggap tidak sejalan dengan kebijakannya. Atau, Amerika yang selama ini dikenal sebagai polisi dunia, tetapi cenderung ‘takut’ dan diam atas teguran keras yang dilontarkan calon rivalnya tersebut. Kita tunggu saja.

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: